[FF/PG-15] The Sorrow Twilight – Prolog

THE SORROW TWILIGHT

kkangrii18.wordpress.com

– PROLOG –

– 18.01.2020

Inilah takdirku.
Inilah takdirku.
Inilah takdirku.
Begitu indah, juga pedih dalam waktu yang bersamaan.

Seringkali kubisikkan kata-kata ini pada telinga hatiku, agar ia senantiasa kuat menopang beban hidup yang memberatkan punggung hatiku. Kau tahu?

Aku hidup di ujung jurang kematian, diselimuti nafas cinta yang senantiasa menyelematkanku ketika aku hendak terjatuh.

Aku memang sudah terjatuh ke dalam jurang itu. Lalu? Aku mati, yah mungkin. Tapi nyatanya? Tidak… Cinta menyelamatkan separuh jiwaku yang hampir binasa.

Pernahkah kau mendengar cinta bisa mengubah takdir seseorang? Bahkan ia mampu menghalau kematian? Bukankah itu konyol sekali?

Adalah aku salah satu di antara sekian orang yang beruntung. Atau mungkin aku hanyalah satu-satunya.

Aku pernah merasakan bagaimana rasanya nyawa yang terlepas dari raga. Sakit… sakit sekali… Namun nyatanya lebih sakit saat separuh jiwa tercabik karena cinta. Aku juga pernah merasakannya.

Karena itulah Tuhan menempatkan aku di sebuah nirwana. Mungkin karena itu juga Tuhan berkenan mengubah takdirku. Namun banyak orang mengatakan, perubahan takdirku karena ada kekuatan cinta yang mengikat dua jiwa menjadi satu. Pun pula ada yang mengatakan karena aku sudah terlalu lama merasakan kepedihan yang mengoyak hati, menimbulkan luka tiada tara. Aku tak peduli, mana yang benar. Semua ini adalah rahasia Sang Pemilik Nirwanaku.

Apa arti nirwana itu bagiku? Segalanya… Rasa indah yang kualami berawal dari sini, meski lara terkadang menyertainya. Hatiku senantiasa damai saat aku berada dalam nirwanaku.

Nirwanaku…
Adalah tempat ini…
Tempat di mana aku sedang duduk saat ini…
Kala senja…
Hanyalah sebuah lahan kecil dinaungi pohon yang sejuk. Dan satu bangku yang tersedia, untukku dan dirinya. Hanyalah sebatas ini. Tidak lebih, juga tidak kurang.

Nirwanaku… Bukanlah sebuah istana yang terdapat apapun di dalamnya, begitu kata orang-orang. Juga bukan bangunan megah yang di kelilingi oleh sungai yang airnya adalah susu, begitu kata para pendahulu.
Tapi nirwanaku, hanya sebatas tempat ini. Di mana terdapat sejuta kisah senja di dalamnya. Mungkin kisah yang paling membekas adalah kisah senja yang paling menyedihkan di antara sejuta kisah indahku di sini. Kisah yang sudah terpahat dalam-dalam di hatiku. Sebuah monumen pun tak layak untuk memahatkan kisahku yang terlampau abadi ini. Dan kini, aku terduduk di senja hari untuk mengenang kisah itu. Bersama dia yang senantiasa ada dalam kisah itu.

Aku membaca tumpukan kertas yang telah ia gores untukku. Puluhan jumlahnya, atau bahkan ratusan. Kertas-kertas ini adalah saksi bisu tentang sejuta kisahku ini.

“Setiap kali melihatmu – menatap bola mata indahmu, menyesapi gurat senyum di bibirmu, aku menyadari betapa besar arti dirimu bagiku. Betapa istimewanya hidup ini bagiku. Tak ada seorang lelaki pun yang lebih berbahagia ketimbang diriku. Aku mencintaimu, dengan segenap hatiku.”

Kurasa, air mata mengalir dari kedua sudut mataku tanpa bisa ke cegah. 

Ini adalah salah satu dari ratusan kalimat yang ia buat untukku. Aku yang senantiasa menangis kala senja saat membacanya. Semua ini, mengingatkan kisah-kisah yang menyakitkan untukku. Adalah senja yang selalu menyedihkan bagiku. Seakan aku merasakan rasa sakit itu kembali. Namun selalu kunanti saat senja seperti ini, senja yang menyedihkan.

Aku menangis, semakin deras air mataku yang mengalir mengingat kejadian yang membuatku takut akhir-akhir ini. Aku merasakan, seperti apa yang dulu kurasakan. Ia merengkuhku dalam dekapannya yang hangat.

“Tidak akan terjadi apa-apa, sayangku. Aku senantiasa di sisimu,” bisiknya lirih.

THE SORROW TWILIGHT PROLOG END –

—————————————————————————————

About kkangrii

| Moslem |

Posted on December 4, 2010, in Fan Fiction and tagged , . Bookmark the permalink. 9 Comments.

  1. Cool…………….

  2. Udah baca prolog baru nya. Dan sekarang udah tau mau di bwa ke mana tamat nya xDDD prolog nya bgs reann suka ma kata2 nya. Hwaiting ya!

    • Ya2, kekekeke. Udah bisa ketebak emang ni cerita. Kekeke, yahh. Gak asik lagi dong, lol. Thanks a lot ya cha =)

  3. ha~ ini juga aku nangis lagi unnie… aku berharap kisahnya happily hiks (lebay.com)

  4. Aaaahhhh~ drastis perubahannya😀
    tapi bikin gemessss~
    brasa baca novel kahlil gibran😄

    keren suss, klo yg ini lebih menceritakan ke kisah ‘Cinta’ nya., lebih fresh (?)
    tapi yg prolog lama juga keren,, menceritakan masa lalu ‘kelam’ nya., lebih menyayat hati (?)

    *hahha banyak cincong ya😛

  5. hai eon prolognya berubah bgt…bener2 nyesek btw yg part 10 diprotec blh minta pswrnya ng2k?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: