[FP] A Love Letter

Title : A Love Letter

Category : FAN POEM

P.S 1 :
Okee.. sejujurnya aku lagi capek bikin fan fiction [?] Padahal ide masih banyak. Capek ngetik aja.. Hehhehehehe.. Jadinya aku buat Puisi aja. Karena akhir-akhir lagi demen banget puisi. Efek baca puisi-puisinya Khalil Gibran maybe. LOLOL

P.S 2 :
Anggap puisi ini dari idola kalian [untuk cewek]. Dan anggap ini dari kalian untuk idola kalian [untuk cowok]

————————

Di sudut sekolah…
Menjelang senja…

Tabir yang terkibar itu hanya tersingkap sesaat…
Tatkala pertama aku menangkap bayangan wajahmu…
Ditemani mentari yang hanya menyinari sebelah pipimu…
Matamu nampak berkilau…
Bibirmu menyunggingkan sebuah senyum magis…
Senyum yang menyihirku! Terpana aku sesaat.
Aku… seperti kehilangan diriku…

Detik itu juga seketika jiwaku tahu…
Seperti bisikan wahyu : “Inilah belahanku”
Seorang lelaki adalah jiwa yang terbelah…
Yang senantiasa mengembara hingga menemukan serpihannya…

Ingin kukatakan padamu betapa indahnya hariku setelah perjumpaan itu…
Setiap malam, bayangmu selalu hadir dalam mimpiku…
Dan saat aku terjaga keesokan harinya, senyuman selalu terkembang di kedua bibirku…
Burung bersenandung, menyambut hariku yang baru…
Menyambut kisah yang akan tertoreh bersamamu…

Dapatkah engakau bayangkan setiap denting waktu nampak lebih indah dari biasanya?
Seolah menguatkan isyarat akan bertautnya kembali dua belahan jiwa…

Kini dengan bulat hati aku katakan padamu…
Aku ingin mengisi labirin-labirin hidupku dengan semburat senyummu, dan kilauan tatap matamu…
Dan menghadirkan segalanya tentang dirimu dalam mimpi-mimpiku…

Telah sekian lama pencarianku, menyusuri lorong gelap nan berliku…
Kini aku telah sampai di muara…
Mari kita lipat lembaran kertas ini menjadi perahu…
Bantulah aku membentangkan layarnya…
Lalu biarkanlah angin utara menghantarkan kita ke seberang pantai, sebuah pulau mungil…

Pernahkah kau mendengar, di sana ada reruntuhan istana pasir yang dibangun oleh sepasang merpati?
Sebenarnya istana itu memang belum selesai dibangun ketika tautan suci hati mereka akhirnya terengguk.
Prasasti kasih abadi…

Akan kita susun kembali puing-puing itu…
Dan menyelesaikannya sebagai istana…
Kupahatkan namamu pada kubah tertinggi…
Lalu kita ukir bianglala di kaki langit…

Sempurna!
Jika engkau mengatakan “Ya”… bangunkan aku esok hari dengan senyummu.
Atau biarkan saja aku terlelap dalam mimpi ini…
Untuk selamanaya…
Menantimu…
Dengan segenap jiwa…

————————

About kkangrii

| Moslem |

Posted on December 24, 2010, in Uncategorized and tagged , . Bookmark the permalink. 3 Comments.

  1. Akankah lelah menanti??
    . . .
    Kenyataan kadang tak seindah mimpi
    Bila mimpi lebih baik
    Ku relakan ini hanya sebuah mimpi

    . . .
    Tolong jangan bangunkan aku!!
    Setidaknya,,
    Biar aku menikmatinya sejenak

    • Hua a a a . . . Alma… Aku trenyuh baca lanjutannya, keren… keren…. Sederhana dan maknanya dalemm, sedalem cintaku ama Key *abaikan

  2. Waw. . .
    Pada hebat lah bkin puisinya. . . 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: