[FF/Prolog] Sequel of Don’t Cry My Love

Sequel of Don’t Cry My Love

——————————————————————–


DIA salah besar.
Harapannya luluh lantak seketika.
Langit seakan runtuh, dan Bumi pun hancur.

Kebahagiaan macam apa ini?
Adakah kebahagiaan yang membuat seseorang terhempas dalam jurang kesengsaraan?
Ada. Tentu saja ada. Kebahagiaan yang ia rasakan pada awalnya, yang lambat laun berubah menjadi penderitaan. Mengoyak luka yang menganga di dada. Tangisnyapun pecah tanpa bisa ia tahan. Namun ia sadar, sebanyak apapun air mata yang ia keluarkan tak akan pernah bisa mengubah kenyataan. Tak akan pernah bisa membuatnya keluar dari jurang kesengsaraan.

Semuanya terasa tidak adil baginya. Ketika ia baru saja merasakan hakikat kebahagiaan – seakan baru satu kedipan mata, ia kembali dihadapkan pada kesengsaraan. Kepedihan tak berujung, menyayat hati. Kepedihan yang akan ia rasakan seumur hidupnya.

Bertahan? Tidak, ia sudah tak sanggup lagi. Seandainya masih ada harapan – secuil apapun – untuk mengubah kenyataan, untuk membebaskannya dari belenggu kesengsaraan, maka ia bersedia menggantungkan hidupnya pada harapan itu. Pun ia masih sanggup bertahan…

Namun kenyataan tidaklah berjalan demikian. Tak ada harapan lagi. Setitik noda pun. Lalu bagaimana ia sanggup bertahan? Bagaimana ia harus keluar dari jurang kesengsaraan? Bagaimana ia akan terbebas dari belenggu kepedihan?

Kepalanya serasa berkabut. Tidak bisa berpikir apapun.
Pandangannya buram. Tidak bisa melihat apapun.
Bibirnya terkatup rapat. Tidak bisa berbicara sepatah katapun.
Pundaknya terasa berat. Tertindih beban maha berat.
Telinganya berdenging. Tidak bisa mendengar apapun.

Kecuali hatinya. Ia masih bisa merasakan yang satu ini.
Sakit sekali rasanya….

 

Ia tak kan pernah mungkin bisa bersamanya lagi…

Tak akan pernah…

Karena kenyataan tidak mengizinkan untuk bersamanya lagi…

————————————————-

A.N : Ada yang  tau judul yang tepat  gag?? u.u kesulitan nyari judul nih…..

About kkangrii

| Moslem |

Posted on February 10, 2011, in Fan Fiction and tagged , . Bookmark the permalink. 4 Comments.

  1. bagus kok sus. Kok mendadak jadi sedih gni si, cih. Hobyne susi kye, gawe alur muter2 alias njlimet.

  2. Loh, kok udah thor ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: